Sejak dahulu, para pendekar dan sesepuh serta para penerusnya telah mengembangkan pencak silat dari waktu ke waktu. Suatu perjuangan yang tidak kecil bagi para perintis tersebut dalam upaya melestarikan dan mengembangkan pencak silat sehingga akhirnya sampai kepada kita sebagai pewaris masa kini.
Perkembangan perguruan pencak silat dewasa ini dari segi kuantitas cukup menggembirakan. Di setiap Daerah Tingkat II di Jawa Barat, jumlah perguruan pencak silat yang terdaftar di IPSI (Ikatan Pencak Silat Indonesia) rata-rata melebihi angka 50, belum termasuk yang terdaftar di PPSI (Persatuan Pencak Silat Indonesia). Namun, jika dilihat lebih dekat, rata-rata perguruan pencak silat di Jawa Barat memiliki masalah yang relatif sama, yaitu dalam bidang organisasi dan metode pendidikan. Hal ini perlu diwaspadai agar semua perguruan pencak silat siap dalam menghadapi persaingan global. Bukan hal yang mustahil, jika perguruan pencak silat yang tidak memperhatikan manajemen organisasi dan metode pendidikannya, lambat laun anggotanya akan semakin berkurang, bahkan suatu saat akan bubar dengan sendirinya. Untuk itu perlu dipikirkan langkah-langkah strategis untuk mengantisipasi kemungkinan tersebut.