Dapat dipastikan bahwa upaya untuk meraih kesejahteraan masyarakat Jawa Barat tahun 2010 hanya dapat terjadi bila dilandasi oleh paradigma baru pembangunan Jawa Barat yang secara serta-merta juga akan mengubah arah evolusi nilai dan kelembagaannya.
Keterkaitan ekosistem (globalisasi), keterkaitan multiskala (keanekaragaman), dan keterkaitan kesejahteraan (ekonomi jasa) adalah paradigma baru yang dimaksud akan lebih menjamin kesinambungan dan dinamika masyarakat dalam upaya membangun usaha lokal, nasional, dan global secara bersama dalam perekonomian multiskala di Jawa Barat. Suatu tatanan modern perekonomian Jawa Barat dengan tetap berpijak pada dinamika proses budaya Sunda: Silih asih, silih asah, dan silih asuh.
Upaya pemberdayaan yang mencakup penyempurnaan kelembagaan keuangan, pasar, penyimpanan dan penyampaian untuk berbagai skala putaran perekonomian yang ada, serta upaya pembudayaan untuk meningkatkan kepekaan aspiratif agar dapat meraih potensi manfaat yang lebih luas adalah arah perubahan nyata yang harus dilakukan. Sementara inisiatif dalam pendidikan di Jawa Barat akan merupakan kunci penyiapan peran dan peluang ekonomi yang diperlukan.