Guru Besar di Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia
Pada Bagian Pertama makalah ini dibahas perkembangan dan hasil penelitian arkeologi di Tatar Sunda, terutama penelitian di bidang Arkeologi Prasejarah dan Arkeologi Hindu-Buddha. Pembicaraan dibagi dalam empat masa, yaitu (1) Masa sejak berdirinya Bataviaasch Genootschap van Kunsten en Wetenschappen tahun 1778 hingga akhir abad ke-19, (2) Masa abad ke-20, sejak sekitar berdirinya Commissie voorOudheidkundig Onderzoek op Java en Madoera (1901) hingga awal masa awal Kemerdekaan (1950), dan (3) Masa 1951-2011. Pada Bagian Kedua, bagian akhir makalah, diberikan evaluasi sebagai retrospek terhadap perkembangan dan hasil penelitian arkeologi di Tatar Sunda yang telah dicapai selama ini dan prospeknya untuk pengungkapan dan perkembangan budaya Sunda di masa kini dan masa depan.