Staf Pengajar di UPI
Tari keurseus adalah perkembangan tayuban yang menjadi kalangenan ménak Sunda. Kelahirannya atas kréasi R. Sambas Wirahadikusumah yang menata dengan kaidah moral: (1) supados teu aéb katingalna; (2) raos kanu ngibingna; (3) angger waktosna; (4) raos kanu ningalna. Sebagai produk masyarakat tari keurseus memiliki sejumlah éksprési, ungkapan, simbol yang semuanya mengakar pada nilai yang dianut dan diacu oléh masyarakat penyangga budayanya. Diperlukan kehalusan rasa dan interprétasi yang mendalam yang ditunjang dengan berbagai perangkat disiplin ilmu untuk membedah nilai étika dan éstétika Sunda. Untuk itu tari keurseus akan dianalisis dengan pendekatan sejarah, pendidikan, semiotika dan tradisi lisan agar dapat dikaji bagaimana dulu, perkembangannya kini, dan antisipasi nantinya.