KIBS I, 22—25 Agustus 2001

Gaya Ki Sunda Menyatakan "Tidak": Sebuah Telaah Sosiolinguistik terhadap Variabel Sosial yang Mempengaruhi Realisasi Kesantunan Pertuturan Menolak oleh Orang Sunda

Aminuddin Aziz, E.

Makalah ini akan membahas faktor-faktor sosiolinguistik dalam realisasi kesantunan pertuturan orang Sunda. Data diperoleh dari hasil studi yang ditujukan untuk mengungkap realisasi kesantunan orang Sunda ketika mereka dihadapkan pada situasi yang akan memaksa mereka melakukan penolakan (Aziz, 1996, 2000). Kedua studi tersebut menggunakan angket isian wacana sebagai alat pengumpulan data, yang diikuti oleh wawancara dengan sejumlah partisipan yang dipilih berdasarkan kriteria tertentu. Hasil analisis menunjukkan bahwa dalam merealisasikan pertuturan penolakan, orang Sunda cenderung memilih cara yang lebih lembut, tidak konfrontatif, dan senantiasa diikuti oleh ungkapan basa-basi. Menurut kacamata orang Sunda, cara-cara tersebut adalah strategi terbaik untuk menjaga keharmonisan komunikasi dan hubungan pribadi antara dirinya dengan mitra tuturnya. Hal ini tidak terlepas dari faktor-faktor sosiolinguistik yang terlibat dalam proses pertuturan tadi dan disadari penuh oleh penuturnya sebagai seperangkat nilai yang melandasi perilaku komunikasi mereka. Nilai-nilai tersebut dapat diwujudkan sebagai prinsip saling tenggang rasa. Analisis terhadap faktor-faktor sosiolinguistik seperti perbedaan jarak sosial antara penutur dan mitra tutur, tingkat kekuasaan relatif penutur terhadap mitra tutur, perbedaan usia penutur dari mitra tutur, perbedaan jenis kelamin, yang masing-masing diduga mempengaruhi realisasi kesantunan sebuah pertuturan, menunjukkan bahwa faktor perbedaan usia merupakan variabel yang paling menentukan realisasi kesantunan orang Sunda. Bagi orang Sunda, seorang penutur yang tidak mempertimbangkan masalah senioritas dalam pertuturannya dianggap telah melakukan kecerobohan komunikasi yang sangat fatal. Hal ini berbeda dari kelompok masyarakat lain yang misalnya lebih menghargai perbedaan kasta, keturunan, jabatan formal, jenis kelamin, dan sebagainya ketimbang faktor-faktor lainnya.

Tanggal Penting

30 Oktober 2021

Batas Akhir Pengiriman Abstrak

17 Novémber 2021

Pengumuman Abstrak Terpilih

1 Desember 2021

Batas Akhir Pendaftaran Peserta

1—3 Désémber 2021

Pelaksanaan KIBS III